11 Amalan Sunah Bulan Puasa Ramadhan Yang Dicontohkan Rasul SAW

Gambar
11 Amalan Sunah Bulan Puasa Ramadhan Yang Dicontohkan Rasul SAW — Bulan Ramadhan bagi umat muslim seluruh dunia merupakan bulan penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai amal perbuatan dapat menjadi pahala yang berkali lipat.  Maka dari itu, merupakan hal yang sia-sia jika pada kesempatan bulan Ramadhan ini kita tidak berlomba-lomba mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Umur seseorang hanya Allah SWT yang mengetahuinya, selagi kita masih bertemu bulan Ramadhan bulan seribu bulan ini, sangat beruntung bagi umat muslim yang mau menjalankan sunah-sunah demi mengejar pahala. Nabi besar kita, Muhammad SAW telah mencontohkan kepada umat amalan sunah-sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci Ramadhan. Jadi apalagi yang kita tunggu? Berikut ini beberapa sunah ibadah sesuai sunnah Rasul SAW. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah (2): 183] Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjur...

TAKUT PAKAI AIR DINGIN, BOLEH TAYAMMUM?

TAKUT PAKAI AIR DINGIN, BOLEH TAYAMMUM?
Ilustrasi

Pertanyaan :

Saya tinggal dan bekerja di sebuah daerah yang sangat dingin, yang berbeda dengan daerah asal saya. Air di daerah tersebut sangat dingin, seperti air es. Sampai-sampai saya merasa takut untuk berwudhu dan mandi dengannya. Bolehkah jika saya bertayammum saja?


Jawaban :

Mengenai masalah ini, ada jawaban yang sangat bijak dari Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin rahimahullah tentang boleh atau tidaknya bertayammum bila takut air dingin. Beliau rahimahullah mengatakan untuk bersabar dan tetap menggunakan air dingin ini untuk berwudhu dan bersuci dengannya. Bila memiliki alat untuk menghangatkan air tersebut, maka diperbolehkan berwudhu dan bersuci dengan air hangat tadi. Kecuali bila tidak menemukan alat penghangat, sementara takut akan bahaya yang menimpa jika menggunakan air dingin ini, maka boleh bertayammum dan sah sholatnya.

Baca Juga:

Sebenarnya, bagi orang yang tinggal di daerah yang dingin, apalagi yang musim dinginnya lebih dominan, akan terbiasa dengan adanya air dingin tadi. Manusia akan selalu merasakan kedinginan namun tidak takut akan bahaya, dan itu bukan udzur untuk menjadikannya boleh bertayammum. Apalagi masih ada beberapa solusi yang bisa ditemukan, seperti menghangatkan air dengan cara direbus terlebih dahulu, atau menggunakan alat pemanas air yang kini mudah dijumpai di jaman yang teknologinya semakin canggih ini.

Wallaahu a’lam.

Referensi : lihat Majmu’ Fatawa wa rasa’il Syaikh Ibnu Utsaimin (4/233-234)

Komentar

Postingan populer dari blog ini